usaha kuliner online

Butuh Pelatihan dan Kursus Memulai Usaha/Mengembangkan Usaha? Solusinya KLIK >> GoUKM Training Center <<


 

Usaha kuliner online semakin banyak digeluti seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia. Jika kita menengok beberapa tahun ke belakang bisnis online kabanyakan didominasi oleh produk fashion atau elektronik. Tapi kini produk makanan sudah banyak yang dijajakan secara online. Jenis makannya beraneka ragam, mulai dari makanan beku hingga bentuk keripik.

Bagaimana prospek bisnis kuliner satu ini? Masalah profit yang didapatkan bisnis ini juga patut diperhitungkan karena keuntungannya bisa melebihi keuntungan berjualan dengan cara konvesional atau offline. Hal tersebut bisa terjadi asal staretgi marketing digitalnya jelas dan pelaku usahanya tetap konsisten menjalankannya. Strategi pemasaran secara online yang jelas nyatanya berpengaruh terhadap penjualan. Ini telah dibuktikan oleh beberapa pengusaha kuliner online tanah air yang sukses jalankan bisnisnya. Siapa saja mereka?

Berikut 5 pebisnis kuliner online yang menjadikan penghuni dunia maya sebagai target pasar mereka:

Reza Murhaliman dengan produnya Kripik Maicih

Anda pasti sudah kenal dengan sosok muda satu ini, dirinya dikenal sebagai pemilik usaha keripik rasa pedas Maicih. Bisnis yang dijalankan pria bernama lengkap Reza Murhaliman berawal dari pertemuannya dengan seorang nenek yang memeiliki resep kripik pedas. Berbakal dari sanalah, ia memodifikasi keripik buatan nenek tersebut dengan memberikan beberapa level pedas.

Pertama kali merintis bisnis online kuliner ini, Reza mengaku tidak memiliki toko dan cara berjualannya pun berpindah-pindah. Karena cara berjualan yang nomaden ini, dia memanfaatkan aku media Twitter untuk menginformasikan ke pencinta keripik ini bahwa mereka sedang membuka lapak di mana. Dengan Trik ini, Reza mampu meraup profit hingga miliaran rupiah pebulannya.

Intan Rahmatillah dan Ivan Diryana dengan produknya Rendang Nenek

Pasangan suami-istri ini mengolah rendang csapi rumahan menjadi lebih menarik. Intan yang notabene keturunan Padang sangat suka mengkonsumsi rendang buatan neneknya. Rasanya yang lezat, membuat ia berpikir untuk membuat rendang sapi kemasan. Dengan mempertahankan resep rendang sapi buatan nenek, dirinya dan suami menjajakan produknya secara online. Ternyata respons yang didapat pun sangat memuaskan.

Usaha kuliner online yang telah mereka rintis sejak 2011 ini makin berkembang. Pesanan demi pesanan disorder oleh konsumen baik melalui media sosial mereka, maupun pesan langsung. Pesanan paling banyak biasanya saat dan menjelang Ramadhan. Untuk keuntungan yang didapat mereka, Intan mengaku tiap bulannya rata-rata dirinya bisa meraih omzet sebesar Rp 100 juta. Namun saat buat puasa bisa mencapai kurang lebih Rp 300 juta.

Yudhi Dwinanto dengan bisnis online frozen food Kraukk.com

Memiliki pekerjaan yang prestisius rupanya tidak membuat Yudhi Dwinanto merasa puas. Pasalnya mantan pegawai negeri di Kementrian Agama ini memilih berhenti dari pekerjaannya hanya untuk merintis bisnis online frozen food dengan mecoba membuka toko online kraukk.com. Awalnya Yudhi dan rekan kerjanya hanya menawarkan 10 produk, namun kini lebih dari 30 produk. Semua produk yang ditawarkan adalah makanan yang berbahan dasar tepung terigu dengan campuran daging seafood, ayam dan sapi. Ada olahan udang, kepiting, cumi, ikan ayam, dan juga sapi.

Selain berjualan di toko online, Yudhi juga membuka kesempatan kemitraan untuk pengusaha yang ingin coba mencicipi usaha ini. Dilansir dari Indonesiaenterpreneur.com di tahun pertama, sudah ada 1000 anggota yang bergabung menjadi mitra bisnis Krakukk.com, dan kini sudah mencapai 5000 anggota. Melonjaknya minat anggota yang ingin bergabung dengan bisnis kraukk.com mempengaruhi penjualannya, terbukti kini setiap sebulan kali produksi Yudha mengaku membuat produk hingga 1.2 ton.

Akung Krisna dengan produk Siomay Onlen

Akung Krisna mengaku menjalanakan bisnis dengan cara online sangatlah berpotensial. Dapat dibuktikan dari penghasilan yang ia peroleh hanya dengan menjual jajanan sioamay. Dirinya mengatakan bahwa media online jangkauan konsumennya bisa lebih luas. Sehingga konsumennya tidak hanya di lingkungannya saja tapi juga daerah lainnya seperti Bekasi atau Bintaro.

Berkat keseriusan dalam menjalankan usaha onlinen ini, omzet yang didapat cukup besar. Saat pertama kali menjajakan bisnisnya, Akung dapat meraih omzet sebesar Rp 14 juta per bulan. Dari berjualan online Akung bida mendapat order sebanyak 1.500 porsi siomay selama dua minggu. Dan untuk satu porsi siomaynya dihargai Rp 7.000.

Andre Pairunan dengan bisnis online kopi Toraja Torafakoffie.com

Andre Pairunan adalah warga asli toraja yang berupaya ingin memperkenalkan kopi asli asalnya ke seluruh Indonesia dengan memperkenalkan website toko online Torafakoffie.com. Andre mengaku kalau dipilihnya cara berjualan online tujuannya adalah untuk meraih target pasar yang luas.

Dengan cara tersebut, Andre mengatakan saat ini pemasaran kopi Toraja melalui webistenya berhasil dijual tidak hanya di pulau Jawa saja, namun juga di Kalimantan dan Sumatera. Sementara itu, untntuk ekspor ke luar negeri sendiri, produk yang dirinya miliki sudah diekspor sampai ke Jepang.

Produk yang ditawarkannya sendiri di bagi menjadi 3, yaitu Kopi Toraja Sapan, Kopi Toraja Minanga dan Kopi Toraja Babara. Ketiganya adalah perwakilan dari single origin caoffe yang berasal dari 3 daerah berbeda-beda.

Tantangan usaha kuliner online

Jika Anda ingin mengikuti jejak pengusaha yang telah sukses berbisnis online di atas, silahkan mulai dari sekarang. Namun untuk menjalankannya memang tidak lah semudah yang Anda pikirkan. Berbisnis online juga ada risko dan tantangan yang harus Anda hadapi di kemudian hari. Salah satu kendala yang akan Anda hadapi adalah persaingan di pasar online. Kini, penggiat usaha makanan dan minuman online sudah kian banyak. Namun asal Anda bisa memberikan kepuasan ke pelanggan hal itu dapat diatasi. Beberapa pengusaha percaya jika layanan yang kita berikan maksimal, secara otomatis kepercayaan pelanggan akan bisnis kita pasti akan bertambah. Nah, sudah siapkah Anda mulai bisnis online kuliner?

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 1 = 1