Butuh Pelatihan dan Kursus Memulai Usaha/Mengembangkan Usaha? Solusinya KLIK >> GoUKM Training Center <<


 

Bagi Anda yang memiliki pekerjaan sebagai freelance, customer service, sales, serta berbagai pekerjaan lain yang berurusan dengan klien atau customer, pasti tidak asing dengan istilah “customer adalah raja”. Prioritas Anda dalam menjalani pekerjaan tersebut adalah bagaimana membuat customer puas dengan apa yang Anda kerjakan.

Tak peduli bagaimana sulitnya pekerjaan tersebut, Anda harus bisa menyelesaikannya hingga sesuai dengan keinginan customer. Anda juga pasti sering menemui klien yang cukup menyebalkan dan membuat Anda pusing saat bekerja sama dengan dia. Namun sebagai representasi dari perusahaan, tentu Anda harus memiliki kesabaran yang luar biasa dalam menghadapi mereka. Namun sabar saja ternyata belum cukup, berikut ini tips yang bisa membantu Anda dalam berurusan dengan klien yang menyebalkan.

  1. Mengenali karakter klien

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengidentifikasi karakteristik dari klien tersebut. Walau sifatnya menyebalkan mungkin ia sedang dikejar waktu atau mendapat tekanan juga dari atasannya. Pahami juga apakah klien menyebalkan tersebut sangat sibuk, mudah bingung, tidak jelas maunya, pemarah, atau yang suka mengintimidasi?

Identifikasi ini perlu Anda lakukan saat bertemu pertama kali dengan klien. Informasi mengenai karkateristik klien bisa diperoleh dari tugas yang ia kerjakan, dari asistennya, bawahannya, atau dari perusahaannya secara umum. Anda juga boleh meminta dia untuk bercerita mengenai proyek sebelumnya. Apakah ada masalah atau hal yang tidak sukai, minta dia untuk menjelaskan. Kemampuan observasi Anda sangat penting pada saat pertemuan pertama.

  1. Membuat rencana yang detail, jelas, dan singkat

Tentu ada perasaan yang menyenangkan saat kita mendapatkan seorang klien. Dan tidak sedikit dari Anda atau yang lainnya langsung menyanggupi tawaran tersebut tanpa perencanaan yang matang. Akibatnya kita akan merasa kesulitan pada saat proyek tengah berjalan. Belum lagi ada permintaan yang berlebihan dari klien.

Anda harus membuat perencanaan yang detail, jelas, dan singkat saat memulai proyek. Berikan timeline rencana yang realistis namun tepat dengan target yang ingin dicapai bersama. Buatlah nota kesepahaman yang berisi peraturan kerja serta persetujuan antara Anda dengan klien. Tidak lupa untuk sama-sama menuliskan hak dan kewajiban masing-masing.

  1. Beri portofolio Anda untuk meyakinkan klien

Salah satu cara agar klien bisa percaya terhadap kompetensi kita adalah dengan menunjukkan portofolio dari pekerjaan yang kita selesaikan. Ceritakan pekerjaan tersebut mulai dari perencanaan, kesepakatan, hingga hasil yang telah disepakati. Dengan menceritakannya secara detail membuat klien bisa percaya terhadap kompetensi yang Anda miliki.

  1. Profesional saat menghadapi konflik

Konflik pada saat proyek berjalan tentu tidak bisa dihindari. Tentu ada berbagai masalah yang sulit untuk diterima oleh Anda atau klien, Namun sebesar apapun rasa tidak suka kita terhadap klien yang seperti itu, namun Anda harus tetap profesional dalam menjalani pekerjaan tersebut. Pertama Anda mewakili nama baik perusahaan, yang kedua proyek yang sudah dimulai harus tetap dijalankan karena sudah menjadi bagian dan kesepakatan.

Berikan alasan dan argumen yang logis kepada klien jika mereka meragukan pekerjaan kita. Tunjukkan progress pekerjaan yang sedang berjalan namun tetap disampaikan dengan sopan dan ramah. Anda juga tidak boleh terbawa perasaan saat klien mulai mengeluarkan kata-kata yang kurang menyenangkan. Jangan sampai karena terbawa emosi klien menghentikan pekerjaan ini di tengah jalan.

Pekerjaan yang berhubungan dengan klien seperti ini memang rawan membuat Anda menjadi stres. Anda dihadapkan oleh tekanan dari perusahaan agar segera mendapat klien sebanyak mungkin, sementara klien yang dihadapi justru sangat menyebalkan.

Stres seperti ini jika tidak ditangani dengan baik bisa mengganggu kesehatan Anda. Padahal pekerjaan seperti menuntut Anda memiliki mobilitas yang tinggi. Anda akan lebih sering berpindah-pindah tempat untuk bertemu dengan berbagai macam orang. Oleh karena itu menjaga kesehatan seperti pola dan gaya hidup yang teratur.

Kelola stres dengan keseimbangan hidup, sekali-kali bolehlah rileks dengan hang out bareng teman-teman. Tapi hati-hati  jangan sampai keasyikan hang out kemudian berisiko kecelakaan ya. Pada banyak kasus, kecelakaan tidak hanya merugikan karena menyebabkan waktu tersita akibat menjalani pengobatan. tapi juga mengganggu kestabilan finansial. Seperti diketahui biaya perbaikan kendaraan tidak murah.

Ini tentu akan sangat terbantu jika kami menyiapkan diri dengan proteksi berupa asuransi kecelakaan. Ada beragam pilihan produk asuransi dengan perlindungan tak hanya diri sendiri tapi juga kendaraanmu.

Dengan kemudahan teknologi, pencarian asuransi saat ini juga semakin gampang dan bisa dilakukan  lewat situs seperti Lifepal yang bisa diakses melalui smartphone. Cara ini pastinya akan menyingkat waktu ketimbang harus mencari sendiri bukan?

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 2 = 2