tips memulai usaha makanan

Butuh Pelatihan dan Kursus Memulai Usaha/Mengembangkan Usaha? Solusinya KLIK >> GoUKM Training Center <<


 

Sebelum memulai usaha makanan pasti memerlukan tips memulai usaha makanan agar bisnis dapat berjalan dengan lancar. Meskipun dikatakan sebagai peluang usaha yang tidak ada matinya atau memiliki prosepek jangka panjang, tapi sedikit bisnis makanan yang terpaksa harus gulung tikar dalam waktu yang singkat.

Contoh usaha makanan Kabab Baba Rafi, tahukah Anda dulunya usaha yang dirintis oleh Hendy Setiono beserta istri sempat bangkrut karena manajemen SDM yang salah. Namun hebatnya Hendy bisa bangkit kembali, bahkan kini menjadi usaha waralaba asal Indonesia yang berhasil tembus pasar luar negeri.

Baca juga : Daftar Franchise Makanan Terlaris 

Selain manajemen SDM yang salah, nyatanya alasan bangkrutnya sebuah usaha makanan itu bermacam-macam, seperti tidak ada strategi bisnis sampai kesalahan dalam mengatur arus keuangan. Maka dari itu, untuk menghindarinya dibutuhkan perencanaan terlebih dahulu sebelum coba merintis usaha yang satu ini.

Nah, mungkin ada di antara Anda yang sudah punya rencana buka usaha makanan atau ada yang sudah mulai usaha tapi tidak kunjung berkembang? Kalau benar begitu, kali ini UsahaKuliner.id akan berikan beberapa tips memulai usaha makanan untuk pemula maupun pengusaha yang sudah berkecimpung di bisnis ini sebelumnya.

 Modal usaha harus disesuaikan dengan kemampuan Anda

Untuk Anda yang baru mulai usaha pasti memerlukan modal tidak terkecuali usaha makanan sekalipun. Bagaimana tidak, untuk membuat menu makanan yang akan dijual saja kita harus membeli bahan-bahannya terlebih dahulu bukan? Nah, berapa modal yang diperlukan untuk buka usaha makanan? Besarnya modal tergantung usaha makanan apa dan konsep jualan apa yang ingin Anda jalankan, kalau ingin buka tempat makan besar tentu modal yang dibutuhkan juga besar.

Bagaimana bila modal yang Anda miliki sedikit tapi ingin coba usaha tempat makan? Memungkinkan kok, Anda bisa gunakan banyak cara untuk menutupi kekurangan modal yang Anda miliki, misalnya dengan cara mencari rekanan atau meminjam modal usaha ke koperasi atau bank melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat KUR untuk pelaku UKM.

Lokasi usaha yang strategis

Lokasi yang strategis untuk usaha adalah yang sering dikunjungi banyak orang. Tapi untuk menempati tempat usaha yang seperti ini pasti memerlukan modal yang tidak sedikit untuk itu perhitungkan modal yang Anda miliki terlebih dahulu. Jangan sampai modal yang Anda miliki hanya habis untuk menyewa tempat saja. Sejumlah lokasi usaha makanan yang strategis antara lain di sekitar seolah atau kampirs, kawasan perkantoran, tempat wisata, lingkungan pasar dan mall.

 Atur keuangan bisnis Anda

Dalam dunia usaha mengatur keuangan tentu diperlukan. Anda banyak cara yang harus dilakukan untuk mengelola pemasukan dan pengeluaran bisnis Anda dengan lebih efektif, seperti jangan capurkan uang proibadi dengan keuntungan usaha, buat pembukuan atau jurnal pemasukan dan pengeluaran, bayar tagihan pinjaman dan keperluan usaha lainnya tepat waktu, dan biasakan menghemat. Bila Anda sudah memahami keungan bisnis dan arus kas Anda, maka akan semakin siap Anda membuat keputusan pengelolaan uang yang cerdas.

Buat menu andalan yang unik

Sebelum mulai usaha, sebaiknya Anda tentukan dahulu menu apa yang ingin Anda sajikan. Lakukanlah survei tempat makanan yang sedang ramai jadi pembicaraan banyak orang. Dari sana Anda bisa perkirakan bagaimana makanan yang ingin Anda buat dan jual. Usahakan tidak perlu menyamai apa yang mereka tawarkan, buatlah sentuhan unik sehingga makanan yang Anda jual berbeda dari mereka. Tapi Anda tetap harus sesuaikan dengan target pasar atau konsumen ya.

Kualitas makanan yang enak

Banyak tempat makanan yang langsung terkenal hanya karena sedang tren. Seiring berjalannya waktu antusiasme masyarakat lama kelamaan akan berkurang dan tempat tersebut pun akan dilupakan. Beda halnya jika tempat makan atau restoran tersebut menawarkan rasa masakan yang enak dan kebersihannya pun terjamin. Untuk menciptakan menu yang seperti ini, Anda harus pastikan semua karyawan yang bekerja sudah dibekali dengan SOP dan akan selalu memperaktikannya, mulai dari pengolahan dan penyimpanan bahan makanan, penyajian, hingga aturan cara mencuci tangan yang benar.

Tentukan target pasarnya

Mengetahui target pasar berguna untuk menyesuaikan jenis usaha apa dan produk apa yang ingin Anda jual. Walaupun Anda memberikan harga yang murah tapi tidak sesuai dengan selera konsumen yang ada di lokasi Anda berjualan maka ini bisa saja jadi masalah Anda nantinya. Untuk itu, sebelum mulai usaha perlu sekali bagi Anda untuk menentukan mana target pasar yang ingin Anda tuju. Misalnya bila Anda ingin jualan di lingkungan sekolah, sudah pasti target Anda ialah anak-anak sekolah untuk itu makanan yang Anda tawarkan harus yang mereka sukai, seperti cemilan kue cubit, cokelat dan lainnya.

Mulai promosi yang tepat

Ada berbagai jenis promosi yang bisa Anda lakukan mulai dari promosi melalui internet, iklan radio atau promosi dari mulut ke mulut. Apapun cara promosi yang akan Anda lakukan sangat diperlukan untuk menciptakan brand awareness pada masyarakat. Tapi untuk melakukan promosi produk sebaiknya Anda mengikuti cara promosi yang benar, yaitu menyusun daftar rencana promosi, tenyukan konsepnya, pilih sasaran yang tepat, dan hindari meniru cara berpromosi produk lain.

Baca juga : 8 Bisnis Franchise Makanan Murah & Unik

Itulah beberapa tips memulai usaha makanan, jadi sebelum Anda memutuskan untuk buka usaha kuliner pastikan Anda sudah siap dan tahu bagaimana cara mengelolanya agar bisnis yang Anda jalankan lancar. Dan jangan lupa, terus tambah wawasan Anda seputar bisnis ini, caranya bisa dengan membaca atau bertukar pikiran dengan sesama pengusaha.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

92 − 86 =