Usaha kuliner pinggir jalan

Butuh Pelatihan dan Kursus Memulai Usaha/Mengembangkan Usaha? Solusinya KLIK >> GoUKM Training Center <<


 

Tak bisa dipungkiri, usaha kuliner pinggir jalan merupakan usaha yang terus berkembang. Modal yang dikeluarkan untuk membuka usaha pinggir jalan memang terbilang kecil. Meski begitu, omset yang dihasilkan tidaklah kecil.

Meskipun terlihat mudah dan tidak membutuhkan banyak biaya, nyatanya usaha pinggir jalan memiliki sejumlah risiko, terutama untuk usaha kuliner. Risiko itu mungkin bisa saja membahayakan atau bahkan merugikan Anda.

Baca Juga: Bisnis Kuliner Modal Kecil dan Minim Resiko untuk Pengusaha Pemula

Resiko Usaha Kuliner Pinggir Jalan

Sebelum membuka usaha kuliner di pinggir jalan, perhatikan dahulu beberapa risiko di bawah ini agar Anda bisa mengantisipasinya

Rentan Terjadi Kehilangan

Dikarenakan Anda membuka usaha di pinggir jalan, Anda harus siap-siap dengan risiko kehilangan barang dagangan karena tidak adanya penjagaan yang baik. Apalagi, jika Anda usaha Anda berdampingan dengan usaha kuliner lain. Kehilangan barang sangat mungkin terjadi.

Harus Membayar Ke “Penguasa Area”

Pungutan liar masih menjadi risiko terbesar untuk usaha kuliner pinggir jalan. Pungutan liar dianggap sangat mengerikan karena biasanya mereka akan diminta sejumlah uang dengan ancaman agar usahanya lancar dan tidak terjadi apa-apa.

Meski pungutan liar ini sangat meresahkan banyak orang, para pelaku usaha pinggir jalan tidak berani untuk melapor ke pemerintahan karena takut usahanya akan diganggu.

Rentan Terjadi Kerusakan

Selain risiko kehilangan Anda harus siap dengan risiko lain yaitu kerusakan. Banyak faktor yang menyebabkan barang rusak, seperti faktor cuaca yang sering berubah-ubah. Barang yang sering terkena hujan dan terpapar sinar matahari akan lebih cepat rusak dibandingkan dengan barang-barang yang ada di dalam ruangan.

Kesulitan saat Musim Hujan

Karena berlokasi di pinggir jalan, artinya Anda tidak memiliki atap selain atap yang Anda buat sendiri. Namun hal itu sangat menyulitkan apalagi ketika musim hujan tiba. Selain itu, saat hujan deras datang, kondisi tersebut tidak memungkinkan Anda untuk bertahan.

Hal tersebut akhirnya membuat pemasukan Anda mengalami penurunan karena banyak orang-orang yang malas ke luar rumah dan enggan untuk makan di pinggir jalan karena dianggap terlalu merepotkan dan tidak efektif.

Baca Juga: Punya Bisnis Kuliner? Simak Macam Izin Usaha Kuliner yang Penting Ini

Izin Usaha yang Tidak Jelas

Satu lagi risiko usaha kuliner pinggir jalan adalah sering kali merasa bingung aras izin usaha yang tidak jelas. Perizinan yang tidak jelas membuat para pelaku usaha sering mengalami penggusuran yang dilakukan oleh Satpol PP.

Selain itu, perizinan yang tidak jelas juga menjadi kendala dalam mengajukan pinjaman kepada pihak Bank, karena dokumen izin usaha berfungsi untuk menentukan apakah pengajuan pinjaman Anda disetujui atau tidak.

Jika Anda benar-benar ingin melakukan usaha pinggir jalan, pastikan bahwa Anda telah memahami tentang resiko-resiko yang akan terjadi. Terlebih dahulu cari solusi jika Anda memang sudah bertekad untuk membuka usaha kuliner di pinggir jalan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

43 + = 47