bisnis kuliner yang tetap eksis

Butuh Pelatihan dan Kursus Memulai Usaha/Mengembangkan Usaha? Solusinya KLIK >> GoUKM Training Center <<


 

Bisnis Kuliner. Seperti halnya fesyen, bisnis makanan selalu dipengaruhi oleh pasang surutnya tren. Tidak heran jika akhir-akhir ini banyak bisnis makanan yang mendadak viral namun hanya beberapa saat saja. setelah itu hilang entah ke mana.

Perkembangan di dunia makanan akan seperti air laut yang terus pasang dan surut, bahkan tidak bisa diprediksi. Setiap hari dunia kuliner selalu memiliki inovasi baru di tangan-tangan orang kreatif. Tentu hal ini tidak hanya berkaitan dengan kreasi makanan saja tetapi berpengaruh terhadap bisnis kuliner.

Baca Juga: Peluang Usaha Kedai Burjo, Cocok Untuk Pemula dengan Modal Minim

Anda tentu mengenal istilah gagap bisnis bukan? ya, gagap bisnis bisa diartikan sebagai fenomena mengikuti bisnis yang sedang tren namun tidak bertahan lama. Memang tidak ada yang salah, namun Anda harus lebih waspada menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi di balik tren bisnis kuliner.

Saat ini banyak kita temukan orang yang gagap bisnis di mana-mana. Banyak yang tiba-tiba membuka bisnis makanan  viral. Alasannya tentu memanfaatkan kesempatan. Tentu tidak salah, justru lebih baik. Yang harus diperhatikan adalah cara mempertahankannya.

Tahukah Anda banyak bisnis yang tidak hanya kekinian tapi bertahan dari dulu hingga kini. Bisnis kuliner ini tidak lepas dari banyaknya penggemar dan sudah menjadi makanan yang digemari semua kalangan. Anda jangan hanya fokus terhadap usaha yang kekinian saja, faktanya beberapa kuliner tetap eksis dari dulu hingga kini.

Bisnis Makanan yang Eksis dar Dulu hingga Kini

Tidak lekang oleh zaman, beberapa bisnis makanan ini tetap eksis hingga saat ini. Meskipun sudah tidak asing lagi beberapa makanan ini bisa Anda jadikan referensi untuk membuka usaha untuk menghindari gagap bisnis.

Bisnis makanan ini pun tergolong sederhana dan tidak memerlukan modal yang besar. Anda bisa melakukan bisnis ini sekala kecil ataupun sekala rumahan. penasaran bisnis kuliner yang tetap eksis? berikut ini referensi bisnis yang tetap eksis.

Membuka Usaha Bakso

Memang tidak pernah ada bosannya ketika membahas tentang usaha bakso. Dari dulu hingga saat ini bakso memang memiliki tempat tersendiri di hati penggemarnya. Selain itu, bakso selalu menjadi alternatif bagi siapapun yang ingin membuka usaha.

Bakso merupakan makanan yang terbuat dari campuran daging giling dengan tepung yang diberi bumbu tertentu sehingga menghasilkan rasa bakso yang gurih dan tekstur yang kenyal. Tahukah Anda bakso merupakan makanan yang paling laku di Indonesia.

Di Indonesia, kita bisa menemukan penjual bakso mulai dari restoran mewah sampai pedagang kaki lima. di setiap sudut kota kita pasti menemukan penjual bakso yang selalu dipenuhi pembeli. Karena itulah banyak orang memilih usaha ini, selain karena banyak peminatnya bakso merupakan usaha yang selalu eksis dari dulu hingga kini.

Bakso juga merupakan makanan yang terjangkau, memang untuk urusan harga tergantung pada tempat. harga pedagang kaki lima tidak akan sama dengan harga di restoran. Meskipun begitu, soal rasa tidak ada yang bisa menjamin karena hal ini tergantung selera masing-masing.

Ikuti: Kursus Bakso, Cara Membuat dan Pelatihan Usaha Bakso

Harga yang dipatok biasanya mulai dari Rp7 ribu sampai dengan Rp25 ribu per mangkuknya. Anda bisa menyesuaikan bakso yang akan Anda jual berdasarkan segmentasi pasar. Karena sangat berpengaruh terhadap modal awal.

Membuka Usaha Kuliner Pempek

Banyak di antara kita sudah tidak asing lagi dengan makanan khas Palembang ini. Siapa yang tidak mengenal pempek? makanan bertekstur kenyal berbahan dasar tepung sagu dan ikan ini juga selalu diminati oleh pecinta pempek di Indonesia.

Rasanya yang gurih membuat pempek banyak diminati sehingga memiliki peluang bisnis yang menjanjikan. Sama seperti bakso, kita bisa menemukan penjual pempek di mana-mana. Ramainya pengunjung di tempat penjualan pempek merupakan bukti bahwa usaha ini selalu eksis dari dulu hingga kini.

Ada yang khas dari makanan ini yang harus diperhatikan sebelum membuka usaha pempek, yaitu cuko. Cuko pempek sangat berpengaruh terhadap cita rasa pempek itu sendiri. Anda pasti sering menemukan perbedaan antara cuko yang asli dari Palembang dan cuko yang beredar di Jakarta dan sekitarnya.

Tentu bahan-bahan yang digunakan untuk membuat cuko pun tidak sembarangan. Jika Anda berminat untuk membuka usaha pempek asli Palembang namun tidak memiliki keahlian, Anda bisa mengikuti kursus membuat pempek.

Setidaknya kita mengenal aneka pempek yang beragam seperti lenjer, kapal selam, adaan, kulit, dan lain-lain. Untuk harga yang ditawarkan sangat bervariasi mulai dari Rp10 ribu sampai dengan Rp50 ribu. Banyaknya peminat pempek bukti bahwa kuliner ini tetap eksis.

Kuliner Ayam Goreng dan Pecel Lele

Kuliner ini memang terkenal dengan dunia malam. Mengapa? kita sering menemukan kedai-kedai ayam goreng yang buka di malam hari. Meskipun begitu tidak ada larangan untuk membuka kedai ayam goreng siang hari.

Kuliner ini tergolong ke dalam makanan berat karena selalu dilengkapi dengan makanan pokok yaitu nasi. Hampir di setiap sudaut kota di mana-mana kita menemukan penjual ayam goreng dan pecel lele. Hal ini tentu karena peminat makanan ini sangat banyak.

meskipun banyak sekali persaingan, Anda bisa menjadikan usaha ini sebagai referensi usaha yang Anda buat. Usaha ini juga tegolong usaha yang mudah dilakukan karena hanya bermodal ayam dan nasi serta lele dan aneka sambal.

Usaha Kuliner Martabak

Lagi-lagi makanan yang eksis dari dulu hingga saat ini adalah martabak. Sama seperti kuliner lainnya, martabak memiliki peluang bisnis yang empuk karena hampir semua orang menyukai martabak. Anda pasti mengenal martabak yang sangat terkenal yaitu martabak Bangka.

Baca Juga: Street Food, Peluang Usaha Kaki Lima Ala Barat Modal Minim

Kita mengenal martabak manis dan martabak telur. Kedua kuliner tersebut diminati karena memiliki rasa yang enak. Anda tertarik membuka usaha martabak? boleh di coba karena bisnis kuliner ini tetap eksis dari dulu sampai saat ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

51 − = 47