Bisnis franchise minuman

Butuh Pelatihan dan Kursus Memulai Usaha/Mengembangkan Usaha? Solusinya KLIK >> GoUKM Training Center <<


 

Dari tahun ke tahun bisnis kuliner makin menjamur, tak terkecuali bisnis franchise minuman. Tidak lengkap bukan makan tanpa minum? Maka dari itu semakin menjamurnya bisnis makanan, peluang usaha minuman pun makin potensial. Minuman yang disajikan bukan hanya teh, jus jeruk, lemon tea atau air mineral saja. Saat ini, banyak pilihan sajian minuman yang unik dan menggugah selera, misalnya sup buah, ice blend, varian minuman kopi, dan masih banyak lainnya.

Varian minuman tersebut dijajakan tidak hanya di mall saja, tapi juga di pinggir-pinggir jalan. Meskipun lokasinya dipinggir jalan, namun omzet yang didapatkan ternyata tidak kalah seperti buka outlet di mall. Melihat peluang bisnis minuman yang menjanjikan inilah akhirnya mendorong banyak pengusaha berupaya melebarkan sayap bisnisnya dengan menawarkan bisnis franchise.

Baca Juga: Kisah Pebisnis Sukses dalam Rintis Usaha Kuliner Online

Beberapa bisnis franchise minuman yang menguntungkan

Kako Thai Tea Indonesia

Kako Thai Tea Indonesia adalah usaha yang menyediakan berbagai macam menu otentik teh Thailand. Minumannya disajikan dengan bahan baku yang diolah dengan teknik tradisional yang juga dari Thailand. Kako Thai Tea Indonesia memberikan kesempetan bagi pelaku usaha pemula yang ingin merasakan keuntungan berjualan minuman khas Thailand ini.

Dengan sistem kerja yang cukup mudah dan modal yang terjangkau, memudahkan mitra bisnis menjalankan bisnis ini bahkan bagi yang belum punya pengalaman sekalipun. Sebab, mitra nantinya akan didukung pelatihan oleh tim Kako Thai Tea Indonesia dalam mempelajari skema bisnisnya dan juga cara pembuatannya. Untuk modal usaha yang dibadrol cukup bervariasi, mulai dari Rp 14,9 juta sampai Rp 20 juta.

Sop Duren Lodya

Berdiri sejak tahun 2012, Sop Duren Lodya dinobatkan sebagai salah satu usaha Franchise Top of Mind menurut Majalah Franchise. Di sini pengunjung bisa merasakan sop duren dengan aneka macam toping, mulai dari kacang ijo, ketan putih, dan juga taburan keju. Selain itu ada pula menu sop durian yang unik yang tidak kalah menggugah selera, yaitu sop durian Brosto, yaitu sop durian yang dipadukan dengan brownies dan stroberi.

Jika Anda tertarik bergabung menjadi mitra usaha Sop Duren Lodya, modal yang harus dikeluarkan memang cukup mahal. Ada dua jenis investasi yang bisa dipilih yaitu Lodya Express dengan nilai investasi Rp 100 juta dan paket Lodya Resto dengan biaya sebesar Rp 800 juta. Setiap mitra mendapaykan fasilitas berupa booth, peralatan usaha lengkap, tempay simpan topping, banner promosi, cup, freezer dan bahan baku awal sebanyak 200 porsi.

Sop Duren Lodya menargetkan bila mitra usaha bisa menjual sedikitnya 150 porsi dalam sehari, maka estimasi omzet yang dibukukan sekitar Rp 2.25 juta atau sekitar Rp 67.5 juta dalam satu bulan. Dengan begitu, target balik modal sekitar lima bulan.

Aloha Rainbow Drink

Aloha Rainbow Drink menyajikan es serut yang dimodifikasi dengan cara modern sehingga melahirkan es dengan warna yang menawan. Usaha waralaba ini berada di bawah naungan perusahaan Pelangi Seimbang. Perusahaan yang juga mendirikan bisnis franchise Arumanis Rainbow. Untuk calon mitra, Aloha Rainbow Drink memberikan 6 pilihan paket usaha, yaitu Micro Aloha Kecil, Micro Aloha Besar, The Villa, School Bus, Hawaiian Star dan Diamond Cruise. Biaya kemitraan dibadrol mulai dari Rp 6 juta hingga Rp 36 juta.

Mitra yang bergabung diberikan failitas yang lengkap mulai dari mesin ice crusher bahan pembuat es serut rainbow, kemasan, seragam, serta untuk paket lengkap diberikan akses langsung ke supermarket karena Aloha Rainbrow Drink bekerja sama dengan beberapa supermarket seperti LotteMart, Carrefour, Giant, Ramayana, dan Hypemart. Untuk waktu balik modal, ARD memperkirakan sekitar 6 bulan dengan estimasi penjualan perhari bisa mencapai 190 cup per hari.

ChoCoffeeTea

Minuman campuran bahan baku coklat, kopi dan teh masih jarang di Indonesia. Karena tidak jarang ini lah maka dari itu ChoCoffeeTea ini banyak diminati. Usaha waralaba asli Yogyakarta ini menawarkan beberapa varian rasa diantaranya vanilla latte, coffee caramel, greentea coffe, bubble gum, cappuccino, choco avocado, coffee durian dan white coffee.

ChoCoffeeTea memiiliki potensi yang cukup besar karena target marketnya sangat luas. harga pokok produksi atau modalnya juga kecil, namun margin yang dihasilkan tinggi sehingga waktu balik modalnya relatif cepat. Selain itu, tidak ada royalty fee atau supporting fee. Jadi sistemnya mitra harus membeli bahan baku tiap bulannya.

Untuk menjalin kemitraan dengan ChoCoffeeTea memberikan 4 jenis pilihan paket, yaitu paket regular, Standard, Premium dan Paket Eksklusif dengan modal sekitar Rp 6 juta sampai Rp 12 juta. Setiap paket kemitraan akan mendapatkan alat-alat produksi, promosi, bahan pembuat minuman dan booth usaha.

Baca Juga: Tips Memulai Usaha Makanan untuk Wirausaha yang Ingin Terjun Ke Bisnis Kuliner

Radja Cendol

Bisnis franchise minuman ini sudah berdiri sejak Juni 2014 ini dirintis oleh pengusaha muda bernama Danu Sofwan. Melalui tangannya minuman tradisonal cendol dimodifikasi sehingga dapat memikat konsumen masa kini.

Selain sajian cendolnya yang diperbarui, Radja Cendol atau yang disingkat Randol memiliki keunikan lainnya, yaitu nama menu yang nyeleneh. Contohnya Alpundol (alpukat cendol), Si Andol (isi astor Cendol), kejendol (keju en cendol), Si Bondol (isi bulat oreo cendol) dan Sundel Bolong (tiramisu pake cendol boleh dong). Keunikan nama menu inilah yang membuat Randol bisa menarik perhatian konsumennya.

Untuk menjadi mitra waralaba Randol mempersiapkan 2 pilihan paket, yaitu paket indoor serta paket outdoor. Panglima Cendol (sebutan untuk mitra waralaba Randol) yang memiliki modal kecil dapat pilih paket 2 dengan harga yang lebih terjangkau yaitu hanya sekitar Rp 6 juta sampai Rp 8 juta.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

83 − = 74